Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tergelincir Saat Melempar Jaring, Seorang Pemuda Hayut Dan Ditemukan Meninggal Dunia di Bener Meriah

Selasa, 27 Desember 2022 | 17.16 WIB Last Updated 2022-12-27T10:16:20Z



BerawangNews.com, Redelong - Zainuddin (41) warga Kampung Lewa Jadi Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sungai di Kampung Tembolon kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Bener Meriah Ipda Eriadi mengatakan, korban diduga hanyut saat sedang menangkap ikan dengan menggunakan jaring/jala di Kampung Wer Tingkem Kecamatan Mesidah pada hari Senin 26 Desember 2022 sekitar pukul 19:00 WIB.

"Di ketahui Korban mencari ikan bersama 4 orang rekan korban, yakni Sapwan (35), Ikhwan (24), Arjuan (55) dan Mukhtar (53) keempat rekan korban merupakan warga Kampung Lewa Jadi Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah." Kata Eriadi

lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan, Dari keterangan saksi di ketahui korban bersama temannya berangkat dari Kampung Lewa Jadi menuju sungai Tansaran Bidin Kampung Wer Tingkem Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah untuk menangkap ikan dengan menggunakan Jala.

Sekira pukul 19.00 WIB korban tiba di lokasi kemudian korban bersama rekannya yang bernama Sapwan menuju sungai untuk menangkap ikan pada saat korban melempar Jala tergelincir kaki dari batu sehingga terseret arus sungai.

"Sapwan sempat loncat untuk membantu korban tapi tidak berhasil dan juga sempat terbawa arus sungai tapi masih dapat menyelamatkan diri, sedangkan untuk teman korban yang lainnya berada di seberang sungai, kemudian Sapwan bersama teman temannya mencoba melakukan pencarian di sisi sungai namun korban tidak di temukan" ungkap Eriadi

"Mayat korban ditemukan pada hari Selasa 27 Desember 2022 sekitar pukul 06:00 WIB di kampung Tembolon kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah, korban ditemukan oleh warga setempat didalam sungai dalam posisi telungkup dan nyangkut di pohon kayu kering didalam sungai, kemudian warga melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polisi, setelah mendapatkan informasi Personel Polsek Syiah Utama langsung menuju lokasi kejadian bersama dengan petugas medis" Kata Eriadi

Selanjutnya mayat korban di evakuasi oleh personel Polsek Syiah Utama di bantu masyarakat setempat dan di bawa kerumah duka di Kampung Lewa Jadi

"Dari hasil pemeriksaan sementara tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban, untuk pihak keluarga menolak untuk di lakukan otopsi terhadap mayat korban" tutur Eriadi

(Juan)