Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HIMAGA Lhokseumawe Adakan Kegiatan Tepung Tawar, Sekaligus Peringati Tujuh Tahun Berdiri

Minggu, 02 Oktober 2022 | 18.43 WIB Last Updated 2022-10-02T11:43:20Z



BerawangNews.com, Lhokseumawe - Himpunan Mahasiswa Gayo Dan Alas (HIMAGA) Lhokseumawe Aceh Utara sukses adakan kegiatan tepung tawar sekaligus memperingati berdirinya Himaga yang ke tujuh tahun, di pelabuhan krukuh lhokseumawe Sabtu (01/09/2022).

Kegiatan ini dilakukan setiap setahun sekali, akan tetapi tahun ini berbeda, dimana untuk tahun ini kegiatan tepung tawar langsung diadakan bersamaan dengan hari ulang tahun HIMAGA sendiri yang ke tujuh tahun.

Ketua panitia Satria Risky menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini ber temakan Merajut kekeluargaan dan kebersamaan melalui solidaritas untuk himaga jaya, bahwa tujuan dan maksud dari pada tema tersebut iala hanya dengan kekeluargaan dan kebersamaan serta solidaritas lah kita bisa mewujudkan kejayaan khususnya di himpunan kita ini.

" Atas dasar kebersamaan, kekompakan kita danau rantau ini serta juga kebersamaan kita dan solidaritas kitalah baru bisa kita mewujudkan kejayaan himaga baik sekarang maupun kedepannya " kata satria.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh ratusan mahasiswa diantaranya ada alumni, senior, dan demisioner HIMAGA, dan juga dihadiri oleh beberapa pengurus kumpulan masyarakat Gayo (KUMAGA) Lhokseumawe Aceh Utara, Diantaranya yakni Salman Alfarasi selaku ketua KUMAGA sekaligus Kabag Humas polres Lhokseumawe dan buk Gumsalawati selaku sekretaris KUMAGA dan juga pak Samsul selaku penasehat kumaga, dan bapak ibu lainnya sebagai pengurus juga ikut berhadir.

Ketua umum kumaga juga menyampaikan arahan untuk mahasiswa/i yang hadir bahwa tidak ada yang tidak bisa jadi satu jika tidak melalui persatuan dan rasa kekeluargaan dalam berhimpun.



" Kami sampaikan anak-anak kami yang hadir pada hari ini baik senior, junior bahwa di tanah rantau ini kita harus bersatu dan kompak, selain kita juga satu himpunan satu asal juga kita satu keluarga, satu rasa dan satu untuk segalanya, jadi kami berharap kepada anak-anak kami sekalian tolong jaga nama baik Marwah Gayo khususnya di negeri rantau ini, juga kami berharap anak-anak kami sekalian dapat membangun daerah nya masing-masing melalui ilmu yang sudah di dapatkan di tanah rantau ini. " Kata Salman dalam sambutannya .

Ruhdi Sahara sebagai ketua umum HIMAGA juga menyampaikan ucapan terimakasih banyak kepada seluruh tamu serta anggota yang hadir dan Ama Ine dari kumaga, dalam sambutannya ruhdi juga menekankan untuk teman-teman untuk selalu bisa mewujudkan kejayaan melalui rasa kekeluargaan.

" Kami mengucapkan ribuan terima kasih baik kepada Ama Ine kumaga serta pengurus, anggota, dan panitia dalam acara temu ramah ini, harapan kita bersama yakni jangan hilangkan nilai yang sudah mulai pudar di daerah kita khususnya yakni nilai kebersamaan dalam hal apapun, karena pada hakikatnya kita adal satu untuk semua dan semua untuk satu yakni keluarga dan kebersamaan, kemudian kami berharap kita tetap bisa menjalankan himpunan kita ini seperti yang kita harapkan " Kata Ruhdi.

Berdasarkan informasi yang kami dapat dari panitia bahwa peserta yang hadir mencapai 200 orang lebih, diantaranya yakni senior, alumni, serta demisoner dan pengurus HIMAGA .

Kegiatan berjalan semestinya mulai dari awal ada peringatan ulang tahun HIMAGA dengan disimbolkan yakni Potong tumpeng dan selanjutnya baru di adakan tepung tawar dalam menyambut himaga baru angkatan 2022 khususnya mahasiswa/i baru yang baru berkuliah di lhokseumawe Aceh Utara.

Di akhir kegiatan pantauan media diadakan beberapa perlombaan serta pembagian hadiah untuk hiburan dalam kebersamaan.

" Alhamdulillah acara kita lancar dan semoga kedepannya kita bisa tetap menjalankan peran kita sebagai mahasiswa dalam mewujudkan himaga jaya kedepannya, harapan kami bersama mewakili segenap pengurus serta panitia bahwa kami juga butuh sentuhan dari Pemerintah daerah kami khususnya Bener meriah dan Aceh tengah di Lhokseumawe Aceh Utara ini, karena sampai saat ini kami belum memiliki rumah atau Asrama, karena sesungguhnya kami semua juga butuh asrama disebabkan bahwa tidak semua mahasiswa/i yang di Lhokseumawe Aceh Utara ini terlahir dari keluarga yang mampu, jadi dengan adanya sekretariat atau asrama kami, kami bisa memanfaatkan ini untuk menjadi tempat tinggal sehingga tidak menyewa lagi " tutup Ruhdi.

(Juan)