Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua Umum IMKKKGL Ingatkan Masih Tingginya Angka Stunting Di Kabupaten Gayo Lues

Minggu, 11 September 2022 | 07.01 WIB Last Updated 2022-09-11T00:01:00Z


Foto : Documentasi Narasi Febry Caesariyanto Safar,S.Ked

BerawangNews.com, Blangkejeren - Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Kedokteran Kabupaten Gayo Lues ( IMKKKGL ) Febry Caesariyanto Safar , S.Ked , Ingatkan Tentang Tingginya Angka Kejadian Stunting di Kabupaten Gayo Lues, Berdasarkan Data yang di laporkan oleh Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Melaporkan 3 Provinsi dengan Angka Kejadian Stunting yang Tinggi di Indonesia diantaranya Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Aceh, di Provinsi Aceh Sendiri Angka Rata Rata Kejadian Stunting Pada Balita Sudah Mencapai 33,2 % Per Data yang dirilis pada Tahun 2021, Berdasarkan data tersebut juga melaporkan Kabupaten yang memiliki angka kejadian stunting paling tinggi di Provinsi Aceh Adalah Kabupaten Gayo Lues dengan Presentasi Kejadian Stunting Mencapai 42,9 % , disusul Oleh Kota Subulussalam dan Kabupaten Bener Meriah.

Stunting merupakan permasalahan gizi yang dapat terjadi pada anak anak di bawah usia lima tahun dan hal ini dapat terjadi secara kronis hingga dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan perawakan yang pendek pada anak anak yang mengalaminya , beberapa hal yang dapat menjadi salah satu faktor sehingga tingginya angka kejadian Stunting dapat di pengaruhi oleh beberapa hal seperti kurangnya penerapan personal Hygenitas yang baik, Kurangnya Konsumsi Makanan yang Sehat dan Bergizi cukup, Selain itu Beberapa hal lainya berkaitan dengan adanya masalah Kesehatan Lingkungan dan Pemanfaatan Akses air bersih yang masih belum optimal dapat mempengaruhi masih tingginya kejadian angka stunting di Indonesia Pada Umumnya, Beberapa Masalah Kesehatan yang dapat mempengaruhi Kejadian Stunting diantaranya Seperti Infeksi Juga dapat berpengaruh pada kejadian Stunting.

Menurut Febry, Tingginya Angka Kejadian Stunting di Kabupaten Gayo Lues ini Perlu Untuk Mendapatkan Perhatian Secara Khusus. Kejadian Stunting Pada Balita Pada Saat ini akan berpengaruh terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia Kabupaten Gayo Lues di Masa Mendatang. Beberapa Hal yang di khawatirkan dari balita yang mengalami Stunting ini diantaranya dapat menyebabkan terjadinya Penurunan Performa Kemapuan Dalam Menyerap dan Menjalani Proses Pembelajaran di Sekolah Pada Saat Memasuki Usia Sekolah, Sehingga hal tersebut akan dapat mempengaruhi pada Tingkat Prestasi anak , dengan adanya hal tersebut maka secara tidak langsung juga akan berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) Kabupaten Gayo Lues Kedepanya.

Selain dari pada itu, Sejumlah Masalah Kesehatan lainya yang dapat terjadi ketika anak dengan keadaan stunting tersebut memasuki usia dewasa dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan lainya seperti Diabetes Mellitus dan meningkatkan Sejumlah Risiko Kesehatan lainya seperti meningkatnya morbiditas dan mortalitas yang dapat terjadi, Sehingga dapat menjadi masalah kesehatan dan akan Mempengaruhi Berkurangnya Produktivitas dari Segi Ekonomi.

Dengan adanya Fenomena Tersebut di atas, Untuk Mengatasi Terjadinya Stunting di atas, dibutuhkan kerja sama yang lebih baik dan lebih kompak lagi kedepanya antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas terkait untuk menyelesaikan masalah stunting yang ada di Kabupaten Gayo Lues.

Febry Caesariyanto Safar melanjutkan, yang juga sebagai salah satu Dokter muda di Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh , Peningkatan Promosi Kesehatan Harus Terus di Tingkatkan dan dilanjutkan, Edukasi tentang pengenalan konsumsi makanan dengan gizi seimbang harus lebih masif dilakukan oleh masing masing posyandu dan Puskesmas di Wilayah Kerjanya Masing - Masing, Selain Itu Edukasi Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat Harus lebih di gencarkan lagi kedepanya melalui Penyuluhan-Penyuluhan ke Tiap Tiap desanya, Edukasi dan Meningkatkan Kesadaran untuk Melakukan ANC Juga harus mendapatkan tempat tersendiri dalam memberantas stunting ini agar Para Ibu Hamil untuk melakukan Kunjungan ANC Secara Rutin Ke Fasilitas Kesehatan Juga Merupakan Salah Satu Kunci Keberhasilan Untuk Mencegah Terjadinya Stunting, dikarenakan Pencegahan Stunting ini Perlu di Intervensi Sejak Janin Masih berdada di dalam kandungan, dengan adanya Kunjungan ANC secara Rutin maka Skrining / Penapisan Masalah Kesehatan Pada Ibu Hamil dan Janinya lebih Mudah untuk di deteksi, Selain itu yang tidak kalah pentingnya Program Imunisasi lengkap pada anak untuk membantu pembentukan Imunitas yang baik juga harus ditingkatkan lagi kedepanya di Kabupaten Gayo Lues, dengan harapan agar kedepanya Pada Tahun 2024 Sesuai dengan Program Pemerintah Pusat dapat terwujudkanya Penurunan Angka Kejadian Stunting Menjadi 14 %, Tutupnya.

(Juan)