Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKN USK XXI-81 Adakan Pelatihan Pembuatan Permen Pepaya dan Pestisida Kulit Bawang

Rabu, 29 Juni 2022 | 07.14 WIB Last Updated 2022-06-29T00:14:34Z


Proses pembuatan permen pepaya dan pestisida kulit bawang oleh mahasiswa KKN XX-81 kepada ibu-ibu warga Desa Bener Ayu. (Dok. Panitia)

BerawangNews.com, Redelong – Kelompok 81 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Periode XXI mengadakan pelatihan pembuatan permen dari buah pepaya muda dan pembuatan pestisida alami dari kulit bawang. Kegiatan ini diadakan di Kantor Reje lama Desa Bener Ayu, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah pada Rabu, 22 Juni 2022. Kegiatan ini merupakan program kerja anggota KKN XXI-81 sesuai dengan tema KKN tahun ini yaitu “Melalui KKN Kolaborasi dan Reguler Kita Tingkatkan Pengembangan Potensi Green Economy dan Masyarakat Bebas Stunting”.

Uniknya pembuatan permen ini menggunakan daging buah pepaya muda sebagai bahan dasar menggantikan pengunaan gula berlebih. Buah pepaya yang dapat ditemukan di mana saja, tumbuh tidak mengenal musim dan mudah penanamannya dimanfaatkan oleh Risqa Mutha Dina, mahasiswi KKN yang mengadakan pelatihan tersebut.
Proses Pembuatan Permen Dari Daging Buah Pepaya Muda

Risqa mengatakan bahwa buah pepaya muda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika diolah. Ia pun berinovasi dengan mengolahnya menjadi permen. Ia berharap pelatihan pembuaan permen dari buah pepaya muda ini dapat menigkatkan nilai jual buah serta ekonomi masyarakat desa.

”Pengolahan pepaya lebih lanjut ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dari buah dan serta dapat memperlama umur simpan karena sudah diolah. Dengan meningkatnya harga jual maka dapat meningkatkan ekonomi juga. Olahan dari buah ini termasuk kepada ekonomi hijau karena merupakan produk ramah lingkungan di mana sampah dari kulit pepaya masih bisa dimanfaatkan menjadi pupuk cair dan lain lain,” ujarnya.

Sementara itu, Naurah Masitah yang juga melakukan pelatihan pembuatan pestisida alami memanfaatkan kulit bawang dalam bahan pembuatannya. Kulit bawang yang merupakan sampah rumah tangga mengandung senyawa acetogenin yang dapat menyebabkan hama mati sehingga cocok digunakan sebagai pestisida alami.

“Ini lantaran bawang merah mengandung senyawa acetogenin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa tersebut memiliki keistimewaan sebagai anti-feeden, yang akan mengakibatkan serangga atau hama enggan memakan tanaman, bahkan bisa menyebabkan hama mati,” ungkap Naurah.
Proses Pembuatan Pestisida Alami Dari Kulit Bawang Merah

Adapun langkah-langkah membuat pestisida dari kulit bawang yaitu kulit bawang secukupnya direndam satu malam bersama air sebanyak 1 liter, kemudian besoknya, air tersebut disaring guna menghilangkan kulit bawangnya. Setelahnya dicampur dengan minyak makan 5ml dan sabun cair 5ml, diamkan lagi semalaman, dan siap dipakai.

(Juan)