Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa STIKes PNAD Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Di SDN 9 Ketol

Kamis, 30 Desember 2021 | 09.09 WIB Last Updated 2021-12-30T02:09:21Z



BerawangNews.com, Takengon - Pelaksanaan program penyuluhan dan simulasi pemilahan sampah organik dan anorganik dilaksanakan oleh Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam kepada siswa/i SDN 9 Ketol Aceh Tengah.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan kedua belah pihak, yaitu dari Pihak SD Negeri 9 Ketol oleh Kepala Sekolah dan dari pihak STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam oleh Satria Budi sebagai Ketua pelaksana.

Setelah sesi perkenalan, Satria Budi Bersama Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam menjelaskan secara detail penjelasan mengenai pemilahan sampah yang ditampilkan secara singkat di dalam spanduk. Tidak hanya itu, kuis singkat yang memberikan pertanyaan mengenai penjelasan yang telah disampaikan pun menjadi satu rangkaian kegiatan pembuka. Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam terkait kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya Aceh, dalam kepeduliannya dengan masalah sampah yang sekarang mulai marak terkuak. Berbagai solusi dari program pengurangan sampah, penggunaan kembali, serta daur ulang (reduce, reuse, and recycle) juga turut masuk di dalam penjelasan tersebut.


Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan menyampaikan materi mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya dan tanya jawab seputar topik yang dibahas. Kemudian dilakukan simulasi awal dengan mengambil sampah organik dan anorganik di pekarangan SDN 9 Ketol dan membuang sampah tersebut berdasarkan jenisnya pada tempat yang telah disediakan oleh mahasiswa. Simulasi ini dilakukan dengan tujuan agar siswa/i tersebut dapat lebih memahami dan mempraktekkan secara langsung materi telah disampaikan. Setelah dilaksanakannya program ini siswa/i SD mendapatkan pengetahuan mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya dan umumnya (85%) sudah dapat membedakan sampah organik dan anorganik. Diharapkan siswa/i SD setelah dilaksanakan kegiatan ini dapat membiasakan pola hidup sehat dan bersih dengan membuang sampah pada tempatnya berdasarkan jenisnya dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari baik di rumah, sekolah dan lingkungan sekitar.

Sampah adalah sesuatu yang tidak dapat digunakan lagi. Dimana-mana dapat ditemui tumpukan-tumpukan sampah, masalah kebersihan ini perlu mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak. Selain itu, dalam pemilihan sampahpun sangat perlu diperhatikan supaya sedikitnya kita bisa membantu mengurangi kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan. Maka mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam telah melaksanakan sebuah program tentang Sosialisasi Sampah

(Juan)