Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Widyaiswara BDK Aceh dan Kasi Pendis Kunjungi MIN 13 Bener Meriah

Selasa, 16 Februari 2021 | 19.49 WIB Last Updated 2021-02-16T12:49:01Z



BerawangNews.com, Redelong-Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Bener Meriah, dan secara kebetulan saat yang sama Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi Pendis) Kemenag Bener Meriah juga bertamu ke madrasah yang terletak dalam wilayah Desa Bathin Baru Kecamatan Bandar tersebut.

Setelah sebelumnya MIN 13 dikunjungi rombongan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Bener Meriah, hari ini kembali menerima kunjungan 2 rombongan tamu penting sekaligus, dari Widyaiswara BDK Aceh dan Kasi Pendis Kemenag Bener Meriah, kata Kepala MIN 13 Lasma Farida, S.Ag, Selasa 16/02/2021

Lasma Farida yang baru genap satu bulan menjabat sebagai Kepala MIN 13 Bener Meriah itu mengatakan sangat bersyukur dan terima kasih atas kunjungan 2 rombongan tamu penting ini, banyak hal yang kami dapatkan dari kunjungan ini terutama dalam memberikan motivasi dan pencerahan agar kami lebih giat lagi menjalankan program dalam memajukan madrasah.

Dalam kesempatan itu Widyaiswara BDK Aceh Meutia Fariha mengatakan, kunjungannya pada MIN 13 Bener Meriah dilatar belakangi oleh letak madrasah ini di pedesaan dan perkebunan masyarakat, sekaligus melihat program unggulan yang telah dibuat dan dilaksanakan.

Lebih lanjut Meutia mengatakan program unggulan harus dipastikan terarsip dengan baik, dipublikasikan serta disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjadi miss communication. Sebab program yang baik apabila tidak disosialisasikan dengan baik akhirnya tujuan tidak tercapai.

Meutia menambahkan perlunya publikasi program unggulan dimaksudkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat, sebab yang menentukan madrasah itu bermutu atau tidak adalah masyarakat sebagai pengguna. mengingat Madrasah, Komite dan masyarakat serta stakeholder pendidikan lainya merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan bahkan harus saling melengkapi satu sama lainya.

Terhadap kerjasama dengan Reje Kampung Bathin Baru jangan sampai disia-siakan, Ibu Lasma Farida sangat beruntung mendapat tempat pengabdian di MIN 13 dengan Reje Kampung yang baik dan mendukung program unggulan secara penuh pungkas Meutia.

Sementara Kasi Pendis Kemenag Bener Meriah Hasbiyallah ZA, S, Ag mengatakan kunjungan ini merupakan silaturrahmi biasa, sebab sebulan yang lau saya mengantar tugaskan ibu Lasma Farida sebagai kepala di MIN 13, hari ini saya kembali mengunjungi untuk melihat dan memastikan program berjalan baik, terutama program TPQ dan Elearning. Alhamdulillah banyak program yang telah dibuat dan dilaksanakan. Terpenting adalah kerjasama dengan Reje, Sekretaris, Imam, Kepala Dusun Desa Bathin Baru dan Komite Madrasah merupakan prestasi luarbiasa tambah Hasbi.

Lebih lanjut Hasbiyallah mengatakan, program unggulan MIN 13 ini ternyata sudah mantap dan sudah banyak membawa perubahan kearah lebih baik dan berkualitas. Dalam menjalankan program perlu koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak seperti yang telah dilakukan MIN 13 bekerjasama dengan Reje, Sekretaris, Imam, Kepala Dusun dan Komite Madrasah sehingga mendukung penuh program kewirausahaan, pungkas Hasbi.

(JB)