Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Minim Dana, Suami Guru Dan Tenaga Pendidik MIN 13 Bener Meriah Laksanakan Ide Kreatif Membuat Tempat Parkir Dikombinasi Dengan Tempat Penanaman Labu Jepang

Sabtu, 27 Februari 2021 | 11.23 WIB Last Updated 2021-02-27T04:23:52Z



BerawangNews.com, Redelong||Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Bener Meriah yang terletak di Desa Bathin Baru Kecamatan Bandar termasuk madrasah yang minim dalam finansial pendidikan dan madrasah paling sedikit jumlah murid dibanding madrasah lainya yaitu hanya 75 orang, data jumlah murid tersebut terlihat ketika kepala madrasah tersebut diserahterimakan dari Ahdi, S. Pd kepada Lasma Farida, S. Ag tanggal 27 Januari 2021.

Belum genap sebulan Lasma Farida menjabat kepala di MIN 13 telah bertambah murid 5 orang, sehingga kini jumlah murid madrasah tersebut tercatat 80 orang. Bertambahnya murid dimaksudkan berkat bantuan dan kerjasama MIN 13 dengan Reje Kampung Bathin Baru Muzakir Walad serta atensi dan partisipasi seluruh masyarakat dan aparat desa Bathin Baru.

Kerjasama MIN 13 dengan Reje Muzakir Walad beserta aparat desa dan masyarakat Bathin Baru terlihat dengan dilakukanya hearing program unggulan MIN 13 yang dihadiri Reje Kampung Bathin Baru Muzakir Walad, imam desa Taqwa dan 4 kepala dususun, komite dan masyarakat beserta orang tua/wali murid tanggal 05 Februari 2021.

Saat ini murid sudah mulai bertambah, artinya MIN 13 sudah dilirik masyarakat karena adanya beberapa kegiatan melalui program unggulan yang sengaja dibuat Kepala MIN 13 Lasma Farida untuk memajukan madrasah tersebut, namun masih terkendala tentang tempat parkir dewan guru dan tenaga pendidik lainya. Kendala tersebut semakin terlihat manakala adanya tamu yang berkunjung ke MIN 13 terasa susah untuk memarkir kendaraan jelas Lasma Farida.

Tempat parkir selama ini digunakan untuk kendaraan guru dan tenaga kependidikan termasuk tamu yang berkunjung ke MIN 13 berada di halaman depan madrasah tersebut sudah terasa sempit, hal itu menjadi bahan pemikiran dan harus segera mendapat solusi, untuk mengatasi hal tersebut Kepala MIN 13 Lasma Farida menyampaikan permasalahan tersebut kepada salah seorang suami yang sedang menjemput isterinya sebagai tenaga pendidik di MIN 13.

L
Ide Kepala MIN 13 Lasma Farida tersebut mendapat respon positif dari Armiga suami tenaga pendidik Halimah, A. Ma dengan menawarkan ide kreatif untuk membuat tempat parkir yang dikombinasikan dengan tempat penanaman labu jepang di halaman tengah madrasah tersebut. Armida Aman Lia lalu mengajak seluruh suami yang isterinya bertugas di MIN 13

Armiga suami dari Halimah, A. Ma tenaga kependidikan MIN 13 mengatakan, kalau MIN 13 banyak uang mana mungkin kami para suami dengan isteri yang bertugas di madrasah ini melakukan gotong royong membuat tempat parkir sekaligus membuat tempat penanaman labu jepang.

Armiga yang sering disapa Aman Lia tersebut menambahkan, tempat para untuk penanaman labu jepang sekaligus tempat parkir itu dibuat dari kayu bulat sangking tiadak adanya biaya MIN 13 untuk pembuatan tempat parkir, sementara tempat parkir sudah mendesak dan penanaman labu jepang juga merupakan kegiatan dalam program Ibu Kepala tentang kewirausahaan, jadi sekaligus kita jalankan pungkas Aman Lia.

Sebagaimana diakui Arman, S. Pd. I Guru MIN 13, lahan yang digunakan selama ini untuk tempat parkir sudah terlalu sempit, oleh sebab itu muncul ide kreatif memadukan tempat parkir dengan dengan penanaman labu jepang

Sebab penanaman labu jepang harus menggunakan para baru bisa berbuah, jadi alangkah baiknya dibawah para tersebut digunakan untuk tempat parkir sekaligus, sehingga dapat menghemat tempat pungkas Arman

Saryyah, S. Pd. I juga menyampaikan, mengingat kayu yang ada di MIN 13 sudah terlalu besar dan harus ditebang karena telah mengganggu bangunan, jadi alangkah baiknya kayu-kayu tersebut dimanfaatkan untuk dibuat para sebagai tempat penanaman labu jepang dan dibawahnya para tersebut dimanfaatkan sebagai tempat parkir.

(JB)