Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jalan Simpang Satu Dua Tujuh Lintas Kampung Serule Kembali Normal

Rabu, 16 Desember 2020 | 11.23 WIB Last Updated 2020-12-16T04:23:48Z




BerawangNews.com, Takengon - Kerja sama antara masyarakat Serule beserta PUPR Aceh Tengah memperbaiki jalan Kampung Serule kembali normal. (15 /12/ 2020).

Selang beberapa minggu akses jalan menuju desa serule mengalami kerusakan pada badan jalan yang mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat. Hal ini di sebabkan oleh curah hujan akhirnya kembali normal setelah di perbaiki oleh PUPR dan di bantu masyarakat. 

"Kami sangat berterimakasih kepada PUPR Aceh Tengah dalam kerja sama dalam memperbaiki jalan di kampung serule." Ucap Setia Mawar Selaku Pemuda Serule.

" Dalam hal ini juga PT. THL beserta Rekan perusahaan mendukung dalam pekerjaan perbaikan jalan serule bertempatan di Simpang Satu Dua Tujuh, kemudian masyarakat juga berkerja keras dalam memperbaiki jalan, masyarakat serule menuntun alat berat dengan menggunakan Papan untuk bahan dan alat berat supaya jalan aspal tidak rusak". Tambahnya

Masyarakat serule sangat berterima kasih sekali kepada PUPR Aceh Tengah, sebelumnya dalam hal ini sudah ada masyarakat serule mendiskusikan masalah jalan yang rusak parah di simpang satu dua tujuh dengan salah satu anggota PUPR saudara Sirwan selaku Drever KADIS PUPR Aceh Tengah.

Setelah pertemuan tersebut pihak PUPR mengatakan akan segera memperbaiki ruas jalan yang rusak menuju desa bersejarah tersebut. Kerjasama yang dilakukan oleh mahasiswa dan pihak PUPR ini di harapkan daoat terjalin dengan baik kedepanya, guna membantu dan menjadi tangan kanan masyarkat bila terjadi hal hal yang menyangkut pihak PUPR.

"kita mengharapkan silaturahmi ini dapat terjalin dengan baik serta bisa memberikan masukan dan saran kepada kami agar letak letak yang memang menyangkut PUPR segera di tangani." kata sirwan.

"kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikut serta terlibat dalam memperbaiki jalan yang beberapa minggu lalu rusak, kami juga mengharpakna agar pengunaan alat berat yang tidak sesui dengan kapasitas jalan agar tidak masuk sehingga jalan tidak mudah rusak." tutupnya

(ES)