Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Selaraskan Program, Pokjawas Madrasah Seluruh Aceh Akan Gelar Raker Di Meulaboh

Sabtu, 20 Maret 2021 | 19.00 WIB Last Updated 2021-03-20T12:04:12Z



BerawangNews.com, Meulaboh- Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah dalam lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh akan menggelar rapat kerja (Raker) di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, tanggal 25-27 Maret 2021 yang akan datang. Raker dimaksudkan untuk menyelaraskan program kerja antara provinsi dengan kabupaten sehingga memiliki visi dan misi yang sama dalam melaksanakan tugas serta fungsi kepengawasaan, demikian disampaikan Ketua Pokjawas Madrasah Aceh Drs. Nopia Dorsain kepada media BerawangNews.com ini (20/03/202)

Nopia menambahkan, mendengar informasi raker akan digelar, pengawas dari seluruh kabupaten sangat antusias dan mengapresiasi pagelaran raker tersebut, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pengawas yang mendaftar sebagai peserta raker, padahal panitia hanya meminta 3 orang dari setiap kabupaten.

Lebih lanjut Ketua Pokjawas madrasah Aceh tersebut menyampaikan “Sesuai surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, setiap kabupaten/kota mengutus tiga orang peserta”. Berdasarkan surat tersebut berarti hanya 69 peserta yang mengikuti raker dari 23 kabupaten di Aceh. Namun karena antusiasnya pengawas dari seluruh Aceh ingin mengikuti acara raker, saat ini peserta yang mendaftar sudah lebih dari seratus orang

Raker yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut direncanakan akan dibuka seca resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr. H. Iqbal, S.Ag., M.Ag., dengan pemateri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Mukhlis, M.Pd. dan Kepala Seksi Tenaga Kependidikan (Kasi Tendik) Bidang Penmad, Kanwil Kemenag Aceh, Mariani, M.Pd. jelas Nopia

Mudah-mudahan raker tahun ini dapat membangkitkan semangat dan memotivasi pengawas madrasah di Aceh untuk melaksanakan program-program unggulan guna mewujudkan madrasah yang hebat, bermartabat dan berkelas dunia”, harap Nopia yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah itu.

(JB)