Notification

×

iklan dekstop

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KEUTAMAAN AKHLAK MULIA

Jumat, 01 Januari 2021 | 09.26 WIB Last Updated 2021-01-01T02:26:20Z


بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Termasuk di antara keindahan ajaran agama Islam adalah agama ini mendorong umatnya untuk memiliki akhlak yang mulia dan akhlak yang luhur. Dan sebaliknya, agama ini melarang umatnya dari akhlak-akhlak rendahan dan akhlak yang buruk. Akhlak adalah sifat yang terkandung di dalam diri seseorang, baik berupa tabi’at bawaan (fitrah) atau didapat dengan pembiasaan yang berulang-ulang.

Salah satu misi dakwah Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam adalah membentuk manusia mulia dengan menyempurnakan akhlak baiknya. Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Bukhori)

Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam sendiri sebelum diutus menjadi nabi dan rasul sudah terkenal di masyarakat Arab bahwa beliau memiliki akhlak yang mulia dan menjadi pelopor utama dalam penerapan akhlak yang mulia, oleh karenanya Alloh ta'ala memuji beliau karena kemuliaan akhlaknya: “Sesungguhnya kamu Muhammad benar-benar memiliki akhlak yang mulia.” (QS. Al-Qolam: 4)

Dari segi sifatnya, akhlak dikelompokkan menjadi dua, yaitu: *Pertama*, akhlak yang baik, atau disebut juga akhlak terpuji. *Kedua*, akhlak yang buruk.

*Akhlak yang baik* adalah tingkah laku terpuji yang merupakan tanda keimanan seseorang. Akhlak yang baik ini dilahirkan dari sifat-sifat yang terpuji seperti: cinta kepada Alloh ta'ala, cinta kepada Rosul, mentaati Alloh ta'aladan Rosul-Nya, ikhlas karena Alloh ta'ala, jujur, bersabar atas segala musibah, bersyukur atas segala nikmat Alloh ta'ala, menghargai orang lain dan yang semisalnya.

*Akhlak buruk* adalah tingkah laku yang tercela yang merusak iman seseorang dan menjatuhkan martabat orang lain. Yang termasuk akhlak buruk adalah semua sifat yang bertentangan dengan akhlak baik, di antaranya, segala bentuk kekufuran, kesyirikan, kemunafikan, sombong, dengki, bohong, menghasut, kikir, dendam, khianat, memutus tali silaturahim, mengadu domba, putus asa dan sifat-sifat buruk lainnya.

Di antara keutamaan akhlak yang mulia adalah: Pertama, orang yang berakhlak mulia adalah sebaik-baik manusia. Kedua, menjadi orang yang paling dicintai oleh Nabi . Kedua, tanda kesempurnaan iman. Dan keempat, di akhirat, akhlak mulia menjadi amal yang paling berat dalam timbangan kebaikan.

Sumber : Lembaga Studi Islam (eLSI)